Hendak Tawuran, 7 Anggota Geng Motor di Tegal Ditangkap Polisi

Hendak Tawuran, 7 Anggota Geng Motor di Tegal Ditangkap Polisi

Aparat Polsek Jatibarang menangkap tujuh bagian geng motor asal Kota Tegal selagi jalankan patroli skala besar. Mereka diduga hendak tawuran bersama bagian geng motor dari Kabupaten Tegal. Anggota geng pertama kali diamankan polisi di Jalan Desa Jatibarang Kidul, Kecamatan Jatibarang, di selagi polisi jalankan patroli gabungan skala besar dan patroli kewilayahan, sebagai usaha merawat Kamtibmas di lokasi hukum Polres Brebes, Minggu (18/6).

Menurut Kapolsek Jatibarang AKP Budi Supartoyo, mereka diamankan sehabis petugas yang tengah jalankan patroli, mencurigai segerombolan anak muda menaiki sepeda motor terhadap Minggu dini hari. “Mereka kami berhentikan dan ternyata tidak benar satu dari mereka tersedia yang mempunyai sajam berbentuk gergaji yang biasa digunakan pedagang balok es batu,” kata AKP Budi Supartoyo. Setelah itu, ketujuh remaja yang kesemuanya tetap berstatus sebagai pelajar digiring polisi ke mapolsek. Saat dimintai keterangan, bagian geng motor ini, mengakui dapat jalankan aksi tawuran bersama geng motor dari Kabupaten Tegal. “Mereka geng motor mengaku dapat tawuran untuk membawa dampak konten video di media sosial,” ujarnya. Agar kejadian tidak kembali terulang, Polsek Jatibarang dan Kasat Binmas AKP Dwi Agus Nugroho memanggil orang tua dari grup geng motor untuk diberikan pemahaman dan mengimbuhkan pembinaan kepada anak-anak remaja tersebut. “Kami berharap para orang tua lebih bisa mengawasi anak-anaknya didalam pergaulan sehari-hari. Termasuk mengecek mengisi handphone anaknya masing-masing,” ujarnya.

PEMALANG BERDUKA! 2 Hari 2 Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Tegal

Duka menyelimuti warga nelayan di Kabupaten Pemalang. Dalam waku 2 hari, 2 kapal nelayan Pemalang mengalami kecelakaan laut dan tenggelam di perairan Tegal. Kecelakaan laut pertama dialami kapal mini pursin INFISA. Kapal yang dinahkodai Johan itu mengalami kecelakaan laut terhadap Rabu 14 Juni 2023, lebih kurang pukul 23.00 di Perairan Babadan Tegal.

Dari peristiwa itu, diketahui 1 ABK meninggal dunia, atas nama Sohi (50), warga Jalan Kamboja Pelutan Pemalang. Kapal mini pursin INFISIA berangkat melaut dari dermaga Tanjungsari Pemalang bersama bersama 24 orang ABK. Sehari berikutnya, kecelakaan laut kembali dialami kapal nelayan Pemalang. Kapal mini pursin Kondang tenggelam di perairan Larangan Tegal, terhadap Kamis 15 Juni 2023, lebih kurang pukul 04.30. Kapal yang dinahkodai oleh Maliki bersama 23 ABK itu, berangkat melaut dari dermaga Tanjungsari Pemalang. Dari peristiwa berikut diketahui 1 ABK hilang dan belum ditemukan. ABK berikut atas nama Karsim (55), nelayan asal Dusun Tambakyuda, Desa Bojongnangka, Kecamatan Pemalang. Dia mengungkapkan, kecelakaan laut pertama dialami kapal mini pursin INFISIA.

Kronologinya, terhadap Rabu 13 Juni 2023, lebih kurang pukul 16.00 kapal mini pursin INFISA yang dinahkodai oleh Johan berangkat melaut dari dermaga Tanjungsari Pemalang bersama bersama 24 orang ABK. Sesampai diperairan Babadan Tegal, kapal berlabuh atau pasang jangkar. Lalu lebih kurang pukul 24.00 kapal dihantam ombak besar sehingga kapal berikut terbalik dan semua ABK jatuh kelaut. Kemudian terhadap Kamis 15 Juni 2023, sekira pukul 07.00, datang kapal mini pursin lainnya (GOAK dan SLONONG) dari Tanjungsari Pemalang yang menunjang para ABK tersebut. Namun, diketahui tersedia satu korban atas nama Sohi udah didalam kondisi meninggal dunia bersama tangan terperangkap tali RIS jaring.

“Korban dibawa ke darat oleh kapal mini pursin GOAK dan dinaikkan ke mobil dinas Polairud Res Pemalang dibawa ke RSU dr. M. Ashari Pemalang untuk dijalankan pengecekan lebih lanjut,” terang Sudiyono. Peristiwa kedua, dialami kapal mini pursin Kondang. Kasatpolairud menjelaskan, rangkaian kejadiannya terhadap Rabu 14 Juni 2023, lebih kurang pukul 16.00, kapal mini pursin Kondang yang dinahkodai oleh Maliki bersama bersama 23 ABK berangkat melaut dari dermaga Tanjungsari Pemalang. Untuk informasi Visit bppp-tegal.