Misteri Kematian Mary Reeser yang Tidak Terpercahkan

Misteri Kematian Mary Reeser yang Tidak Terpercahkan

Mary Reeser yang saat itu berusia 70, dipercayai telah mati terbakar di rumahnya di bandar Florida pada 1 Juli 1951. Yang masih menjadi tanda tanya ialah kenapa kaki sebelah kiri wanita tua ini tidak terbakar langsung?

Mary Reeser menikah dengan Dr. Richard Reeser , punya seorang putra, yang juga bernama Richard, dan setelah kematian suaminya, ia pindah ke Florida agar lebih dekat dengan anaknya.

Namun di Florida Reeser sering pergi ke Casino untuk bermain Slot Online. Dan disana Ia mulai menjalin koneksi dengan beberapa bandar obat dan pengedar minuman yang tidak bayar beacukai.

FBI telah datang untuk melakukan penyelidikan, forensik pun ikut ambil bahagian dalam siasatan itu, tapi tidak boleh memberi jawapan kenapa boleh terjadi demikian.

Misteri Kematian Mary Reeser yang Tidak Terpercahkan

Apa sebenarnya yang terjadi pada malam 1 Julai 1951 itu? Hal ini sungguh masih menjadi suatu misteri hingga sekarang, meski sudah bertahun-tahun berlalu.

Misteri Kematian Mary Reeser, Tewas Akibat Terbakar Api

Spontaneous Human Combustion (SHC) jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia berarti “Pembakaran Spontan Manusia.

Menurut Wikipeda, SHC adalah: peristiwa terbakarnya tubuh manusia tanpa sumber api eksternal yang jelas. Selama 200 tahun terakhir, tercatat setidaknya 300 kasus.

Sebagian korban ditemukan tewas dengan tubuh terbakar habis (hanya menyisakan abu) tanpa sumber api yang jelas dan terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya pertanda.

Marry di temukan tewas pada tahun 1951 dengan kondisi seluruh tubuh yang sudah menjadi abu sepenuhnya dan hanya menyisakan kaki kiri dan punggung belakangnya.

Misteri Kematian Mary Reeser Tidak Terpercahkan

Anehnya bagian kaki kiri dan punggung Marry sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda luka bakar. Padahal suhu api dapat diperhitungkan sangat panas dan mampu malalap habis rumah beserta isinya.

Kasus kematian Mary ini pun sempat menjadi bahan perdebatan hingga menjadi salah satu kasus yang paling sulit untuk dipecahkan.

Satu-satunya tanda kebakaran adalah beberapa peralatan plastik yang sudah lunak dan beberapa jelaga di langit-langit karena panas dan asap.

Dari semua kasus SHC, kasus Mary mungkin adalah kasus paling terkenal. Kasusnya adalah yang pertama yang benar-benar mendapatkan perhatian media.

Selain polisi setempat dan pemeriksa medis, FBI dan banyak orang lain telah dipanggil untuk membantu penyelidikan, forensik modern pun ikut ambil bagian dalam kasus itu, tapi tidak bisa memecahkan kenapa bisa terjadi demikian.

Baca Juga 6 Fakta Menarik Tentang Lesung Pipi