Serangan Bom Bunuh Diri Makassar di Gereja Katolik Indonesia

Serangan Bom Bunuh Diri Makassar di Gereja Katolik Indonesia

Minggu, 28 Maret 2021 terjadi Bom Bunuh tepat di depan sebuah Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan. Pelaku bom bunuh diri terduga telah menuliskan sebuah surat wasiat untuk kedua orangtuanya.

Aksi mati syahid yang telah direncakannya itu terdapat dalam surat tersebut, dengan bertujuan berpamitan kepada kedua orang tuanya.

Serangan Bom Bunuh Diri Makassar di Gereja Katolik Indonesia

Pelaku diduga anggota kelompok JAD sebagai ‘balas dendam dan aksi jelang bulan Ramadan’, kata pengamat terorisme. Kendati begitu, Polri masih belum bisa memastikan keterkaitan penangkapan besar-besaran terduga teroris dengan peristiwa yang bertepatan dengan perayaan Paskah tersebut.

Pengamat terorisme dari Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh, Al Chaidar, meyakini pelaku pengeboman di depan Gereja Katedral Makassar merupakan bagian dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berafiliasi ke ISIS.

Bom Bunuh Diri Makassar, di Gereja Katedral Makassar

Bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar dilakukan oleh pasangan suami istri yang di duga habis kalah main judi Sbobet88 Casino online. Keduanya baru membangun mahligai rumah tangga enam bulan yang lalu. Selain mereka, ada beberapa keluarga lain di Indonesia yang menjadi pelaku bom bunuh diri.

Ledakan bom bunuh diri yang mengguncang Gereja Katedral Makassar usai digelarnya misa Minggu Palma menjadi sorotan internasional. Media-media asing ramai memberitakan peristiwa yang menuai banyak kecaman ini.

Aksi bom bunuh diri di Rumah Ibadah bukan kali ini terjadi di Indonesia. Apalagi, terjadi jelang Ramadan 1442 Hijriah yang diprediksi jatuh pada 12 April mendatang.

Pada 2018 lalu, rangkaian serangan bom bunuh diri juga terjadi di Surabaya pada Minggu pagi sama seperti waktu terjadinya peristiwa aksi bom di Gereja Katedral Makassar.

Sejumlah negara mengecam keras serangan bom bunuh diri yang menargetkan sebuah gereja Katolik di Sulawesi Selatan yang menyebabkan sedikitnya 20 orang terluka. Negara tetangga Singapura juga ikut mengutuk aksi pemboman, dengan mengatakan tidak ada pembenaran untuk kekerasan semacam itu.

Media ternama Inggris, BBC, juga menyoroti bom bunuh diri itu dalam artikel berjudul ‘Indonesia bombing: Worshippers wounded in Makassar church attack’. Al Jazeera mengulas peristiwa ini dalam artikel berjudul ‘Suicide attack rocks Indonesia church, several wounded’.